Tag Archives: rongga

Waspada Terhadap Radang Gusi

1

Waspada Terhadap Radang Gusi

RADANG gusi (gingivitis) adalah keadaan di mana terjadi perubahan struktural pada gusi. Ditandai dengan adanya perubahan bentuk dan warna pada gusi.

Radang gusi disebabkan karena kurang memperhatikan kebersihan mulut. Jika tidak segera ditanggulangi akan mengakibatkan enfeksi yang membahayakan anatomi tubuh lainnya. Karena itu, waspadalah terhadap radang gusi!

Menurut Drg Denny Sidiq Hudaya, SpBM, radang gusi (gingivitis) disebabkan karena hengine atau rongga mulut yang tidak terawat. Misalnya, karena lalai dari menggosok gigi sehingga menyebabkan karang gigi dan sisa makanan yang masih menempel. Karena karang gigi dan sisa makanan yang membusuk, gusi mengalami pembengkakan.

Selain itu, radang gusi juga disebabkan karena terlalu sering merokok, stres, faktor genetika, kurang mengkonsumsi vitamin C, adanya timbunan plak pada gigi dan karena adanya lubang gigi. Faktor lain yang juga bisa menyebabkan terjadinya radang gusi adalah Diabetes Melitus (DM).

“Radang gusi bisa menyebabkan tumor (pembengkakan) dan rubor (terjadinya kemerahan pada gusi) dan dollor (gusi terasa sakit),” jelasnya saat ditemui genie beberapa waktu lalu di klinik DNN, Jalan Raya Pasar Minggu No 16 J, Jakarta Selatan.

Gejala

Gejala awal radang gusi adalah gusi nampak merah, bengkak, sakit dan mudah berdarah bila tersentuh, napas berbau, bernanah, bergoyang dan mudah terlepas.

Ada dua macam gejala peradangan gusi, gejala primer dan gejala sekunder. Gejala primer ditandai dengan terjadinya pembengkakan pada gusi. Akibatnya kepala terasa pusing dan demam. Sedangkan gejala sekunder ditandai dengan rasa sakit apabila gusi disentuh atau terkena sikat ggigi. Akibatnya, kepala terasa pening atau yang biasa disebut dengan migran.

Radang gusi dapat menyebabkan infeksi yang masuk melalui pembuluh darah dan merusak organ tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, otak, dan mata. Jika infeksi tersebut masuk hingga ke jantung atau yang disebut dengan percarlitis atau peradangan selaput jantung.

Jika infeksi tersebut masuk hingga ke paru-paru bisa mengakibatkan penyakit TBC. Jika masuk hingga ke mata bisa terjadi gangguan penglihatan. Dan jika infeksi tersebut masuk hingga ke otak akan menimbulkan meninggitis.

Pengobatan

Radang gusi dapat diatasi dengan pemberian antibiotik. Jika penyebabnya obat-obatan, pertumbuhan gusi harus diangkat melalui pembedahan. Jika terjadi kekurangan vitamin C dan niasin, diberikan tambahan vitamin. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika makan dan minum, berikan si penderita obat kumur anestetik.

Segeralah ke dokter gigi untuk melakukan scalling atau pembersihan karang gigi yang intervalnya antara 3-6 bulan sekali. Selain scalling, Anda juga bisa melakukan scerentase, pembersihan kuman yang dapat mengakibatkan radang gusi yang terdapat pada akar gigi.

Cata lainnya, untuk menanggulangi dan mencegah radang gusi adalah root planning. Hmmm, apa itu root planning? Dalam ilmu kedokteran, root planning merupakan suatu upaya menghaluskan permukaan akar gigi untuk mengeluarkan bagian gigi yang nekrotik dan tidak sehat. Melakukan root planning yaitu pembersihan jaringan yang dapat merusak gigi yang dapat mengakibatkan radang gusi.

Banyak mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C karena berkhasiat sebagai antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sumber vitamin C alami banyak terdapat pada buah-buahan segar seperti kiwi, jambu biji, jeruk, tomat, sirsak, dan mangga.

Radang Gusi, Radang Gusi  kesihatan, Radang Gusi  Video, Radang Gusi  video, Radang Gusi malaysia, Senaman Petua Melayu, Radang Gusi  gambar, Radang Gusi  bf1, Radang Gusi foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Radang Gusi, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Diabetes, Mother of Disease

42-15635394

Diabetes, Mother of Disease

Para penderita diabetes alias kencing manis ini janganlah terlalu menganggap sepele penyakit yang satu ini, karena ternyata tanpa Anda sangka penyakit ini menyimpan sejuta kejutan! Tahukah Anda bahwa si “manis” ini merupakan “mother of disease”- ibu dari segala penyakit?

“Dengan adanya diabetes, Anda bisa menderita kelainan berbagai macam organ tubuh, dari mata, jantung, lambung, hati, ginjal, kulit sampai kaki,” kata dr.Candra Wibowo, Sp.PD dari Mitra International Hospital Jatinegara, Jakarta.

Dokter Candra menuturkan, diabetes bisa menyebabkan aliran pembuluh darah menjadi kurang baik yang berakibat pada kerusakan organ dalam mata dari retina yang disebut retinopati diabetik dan menyebabkan kebutaan perlahan – lahan, hingga kerusakan pada lensa seperti katarak.

Perubahan metabolisme sel lapisan dalam pembuluh darah juga bisa menyebabkan aliran darah kurang baik dan menjadi kaku (tidak elastis). Akibatnya organ-organ yang harus dialiri darah menjadi kekurangan nutrisi dan oksigen. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya serangan jantung koroner, stroke dan luka yang susah sembuh.

Masalah kesehatan lain yang kerap dialami pasien diabetes (diabetesi) adalah gastropati diabetik dengan gejala perasaan kembung, begah, dan cepat kenyang. Para diabetesi juga seringkali terlihat semakin kurus. Hal ini terjadi karena tubuh butuh lebih banyak insulin karena insulin yang ada dalam tubuh hanya digunakan separuh akibat ketidakefesieanan reseptor atau biasa disebut resitensi insulin.

Diabetes juga menyebabkan kebocoran protein di ginjal, yang berakibat gagal ginjal di mana seseorang memerlukan terapi pengganti ginjal, seperti cuci darah, cuci rongga perut, atau cangkok ginjal.

Komplikasi lain yang mungkin dihadapi diabetesi adalahkaki diabetik. Komplikasi ini terjadi karena terjadinya kerusakan saraf, pasien tidak dapat membedakan suhu panas dan dingin, rasa sakit pun berkurang.

“Saat diabetes sudah lama dan tidak terkontrol, aliran pembuluh darah kita jarang sampai ke ujung – ujung tubuh, termasuk jari kaki, tangan, ujung rambut hingga penis. Dari situ jika mengalami luka di kaki atau tangan akan sulit sembuh karena aliran darah yang memberi makanan tidak sampai ke ujung jari kaki atau tangan tersebut. Untuk rambut bahkan bisa menyebabkan alopesia atau kebotakan dan bagi laki – laki, bisa terjadi disfungsi ereksi “, papar dokter Candra.

Oleh karena itu kontrol secara teratur gula darah Anda dengan cara rutin berolahraga dan melakukan diet. Selain itu hindari semua kelainan yang mungkin mengancam anda di masa depan sehingga kualitas hidup Anda akan lebih baik meskipun Anda penderita diabetes.

Diabetes, Diabetes  kesihatan, Diabetes  Video, Diabetes  video, Diabetes malaysia, Senaman Petua Melayu, Diabetes  gambar, Diabetes  bf1, Diabetes foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,