Tag Archives: remaja

Jangan Malas Cuci Tangan

AmXOtpCKSa

Jangan Malas Cuci Tangan

MENJAGA kesehatan tubuh bisa dimulai dari hal-hal yang paling sederhana. Mencuci tangan misalnya. Mulai sekarang jadikan cuci tangan sebagai bagian dari gaya hidup Anda.

Tangan adalah organ tubuh yang paling vital untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dari tangan inilah akan tercipta karya-karya indah. Namun, dari tangan jugalah berbagai penyakit bisa menular.

Tanpa disadari aktivitas seharihari membuat tangan selalu bersentuhan dengan benda-benda, mulai pulpen, keyboard komputer, gagang pintu, dan benda-benda lainnya. Sementara itu, kita tidak pernah tahu, apakah benda-benda yang kita pegang tersebut bebas kuman dan virus?

Nah, untuk mencegah bakteri atau virus berpindah ke dalam tubuh, ada baiknya lakukan cuci tangan, khususnya sebelum makan. Di tengah maraknya berbagai virus baru belakangan ini, cuci tangan menjadi salah satu senjata dasar untuk mengatasinya.

Manfaat cuci tangan untuk kesehatan memang sudah diakui. Namun, masih banyak orang yang enggan melakukannya. Padahal, seiring aktivitas yang Anda lakukan, tangan pun akan dipenuhi kuman,bakteri, dan virus yang siap memasuki tubuh Anda.

Tak harus masuk melalui mulut, tapi bisa melalui mata atau hidung. Penyakit infeksi umumnya menyebar melalui kontak tangan ke tangan, termasuk demam biasa (common cold), flu, dan beberapa kelainan sistem pencernaan seperti diare.

Letakkan pengingat cuci tangan pada pandangan mata anak,seperti daftar di kamar mandi anak untuk ditandai setiap mereka cuci tangan. Anak yang lebih besar dan remaja juga dapat menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol. Anak yang lebih muda dapat menggunakannya juga dengan bantuan anak remaja.

Pastikan pembersihnya kering sempurna sebelum anak anda menyentuh sesuatu. Ini untuk mencegah masuknya alkohol dari tangan ke mulut. Simpan pembersih di tempat yang jauh dari jangkauan anak setelah digunakan.

Pentingnya mencuci tangan mendapat tanggapan serius dari Dr Irwan Suhendar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Menurutnya, mencuci tangan dengan sabun sebenarnya tidak cukup mampu untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel pada telapak tangan. Namun, hal itu cukup ampuh untuk menggelontor bakteri dan kuman yang menempel.

“Jadi walaupun kuman atau bakteri tidak dibuat mati, setidaknya tangan akan bersih dari kuman. Istilah awamnya misalnya di tangan ada 100 kuman, ketika dicuci dengan sabun paling tidak 90 kuman ikut hanyut bersama air dan sabun yang digunakan,” kata dokter berkacamata minus tersebut.

Artinya, dengan mencuci tangan, sejumlah penyakit yang menular lewat tangan tak steril bisa dicegah. Ada sederet penyakit yang bisa menyebar karena tangan seseorang tak bersih. Mulai diare, cacingan, tifus, disentri, kolera, hepatitis A, flu burung, hingga SARS.

Cuci Tangan , Cuci Tangan   kesihatan, Cuci Tangan   Video, Cuci Tangan   video, Cuci Tangan  malaysia, Senaman Petua Melayu, Cuci Tangan   gambar, Cuci Tangan bf1, Cuci Tangan  foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Cuci Tangan, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Cuci Tangan , gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Pemuliharaan Payudara

lady_rose

Pemuliharaan Payudara

[media id=31 width=500 height=400]

Payudara adalah organ tubuh bagian atas dada dari spesies mamalia berjenis kelamin betina, termasuk manusia.

Payudara setiap wanita telah ditetapkan saiznya yang telah ditentukan mengikut penentuan genetik, tetapi kebanyakan daripada kita kehilangan potensi mendapatkan payudara yang sewajarnya semasa remaja. Beberapa faktor boleh memberikan kesan terhadap tahap hormon semasa payu dara sedang membesar. Ini termasuk pemakanan yang tidak betul, vitamin atau garam galian yang tidak mencukupi, menghadapi tekanan dan terlalu banyak atau pun terlalu kurang melakukan senaman. Terdapat kemungkinan yang amat besar yang payu dara anda tidak berpeluang untuk membesar kepada saiz yang sepatutnya.

Pemuliharaan Payudara , Pemuliharaan Payudara  kesihatan, Pemuliharaan Payudara  Video, Pemuliharaan Payudara  video, Pemuliharaan Payudara  malaysia, Senaman Petua Melayu, Pemuliharaan Payudara  gambar, Pemuliharaan Payudara  bf1, Pemuliharaan Payudara  foto,  Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1, Pemuliharaan, Payudara

5 Fakta HIV/AIDS yang Perlu Diketahui Remaja!

5901525-5-fakta-hiv-aids-yang-perlu-diketahui-remaja

5 Fakta HIV/AIDS yang Perlu Diketahui Remaja!

Kasus HIV/AIDS di Indonesia makin mengkhawatirkan. Di Indonesia secara kumulatif kasus pengidap HIV dan AIDS mulai Januari 1987 hingga 31 Maret 2009 terdiri dari HIV 6.668 kasus, AIDS 16.964 kasus.

Usia lima belas hingga sembilan belas tahun mencapai 522, usia dua puluh hingga dua puluh sembilan tahun mencapai 8.567 kasus. Sedangkan usia 30 hingga 39 tahun mencapai 4.997, usia 40 hingga 49 tahun mencapai 1.427, usia 50 hingga 59 tahun mencapai 404, usia di atas 60 tahun mencapai 91, dan tak diketahui usia penderita mencapai 558 kasus.

Dari data ini, penderita usia remaja dan produktif cukup banyak. Ini mengkhawatirkan. Sebagian besar remaja menganggap HIV sebagai penyakit yang tak berbahaya. Lebih parah lagi, banyak sekali pemahaman salah terkait HIV/AIDS. Mari kita lihat 5 fakta mengenai HIV/AIDS yang wajib diketahui remaja:

1. HIV tidak pandang bulu

Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda , kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak – anak dan dari berbagai macam profesi.

2. Seks oral tak seaman yang diipikir

Oral seks seringkali dianggap sebagai cara “aman” melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian,  cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.

3. Jangan cuma khawatir hamil

Banyak remaja percaya, satu – satunya risiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan, yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.

4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannya

Coba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar – benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang – orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan “ partner saya tidak mengidap HIV” hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.

5. Belum ada obat untuk si pembunuh

Meski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah “jalan pintas” dari infeksi HIV. Obat ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.

Jadi, sebaiknya pikirkanlah dahulu sebelum berbuat terlalu jauh dan merusak masa depan Anda, karena HIV merupakan “silent killer”, si pembunuh senyap yang jelas akan membuat Anda menyesal di masa depan karenanya.

lima Fakta HIV, lima Fakta HIV  kesihatan, lima Fakta HIV  Video, lima Fakta HIV  video, lima Fakta HIV malaysia, Senaman Petua Melayu, lima Fakta HIV  gambar, lima Fakta HIV  bf1, lima Fakta HIV foto,  Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,