Tag Archives: pria dan wanita

Ancaman Penyakit dibalik Obesitas

DR7A5NYDm5

Ancaman Penyakit dibalik Obesitas

LEBIH dari 1 juta orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan sedikitnya 300 juta di antaranya obesitas. Ancaman penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskuler, stroke, hingga kanker pun mengintai.

Sejak kuliah Lina memang sudah kelebihan berat badan (overweight) yang menyebabkannya kesulitan memilih baju dan celana jins. Melihat lipatan lemak yang menggelambir di hampir seluruh bagian tubuh Lina, Maya yakin saat ini karibnya tersebut sudah dikategorikan obesitas.

Ya, Lina adalah satu dari ratusan pria dan wanita yang antusias mengikuti audisi ‘Bye Bye Big” (BBB), reality show pertama di Indonesia tentang penurunan berat badan dengan cara sehat. Program berdurasi 30 menit yang akan dipandu aktor senior Jeremy Thomas dan presenter Cathy Sharon ini diadopsi dari Program Penurunan Berat Badan (Weight Management Program? WMP) yang dimiliki dan dikembangkan oleh PT Roche Indonesia.

Bersaman dengan audisi BBB di Mall of Indonesia (MOI) Jakarta, Sabtu (10/10), Roche juga sukses mencetak rekor baru Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk kategori pengukuran lemak tubuh dengan peserta terbanyak, yaitu 740 orang, dengan jumlah total kelebihan lemak tubuh yang harus dihilangkan mencapai 4 ton 354,4 kg!

Beda Gemuk dan Obes

Obesitas atau kegemukan mempunyai pengertian yang berbeda-beda bagi setiap orang. Pada kebanyakan wanita dan pria, obesitas berarti kelebihan berat badan (BB) jauh melebihi berat yang diinginkan. Terkadang kita sering dibuat bingung dengan pengertian obesitas dan overweight, padahal kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda.

Obesitas (kegemukan) adalah suatu keadaan di mana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih sehingga BB seseorang jauh di atas normal dan dapat membahayakan kesehatan. Sementara overweight (kelebihan berat badan) adalah keadaan di mana BB seseorang melebihi BB normal.

Beberapa dokter juga mendefinisikan obesitas sebagai suatu kondisi di mana lemak tubuh berada dalam jumlah yang berlebihan. Acap kali kondisi ini berhubungan dengan penyakit-penyakit lain dan dapat menurunkan kualitas hidup serta membutuhkan biaya perawatan yang sangat tinggi. Kabar baiknya, obesitas merupakan “penyakit epidemik” yang dapat diobati. Diet, olahraga, modifikasi perilaku, dan obat-obatan adalah serangkaian solusi terkait obesitas.

“Perbanyak mengonsumsi sayuran dan buahbuahan rendah lemak, sehari 3 mangkuk sayur dan 2 porsi buah. Perbanyak juga minum air putih,” tandasnya.

Ali menambahkan, obesitas masih bisa diatasi asalkan orang yang bersangkutan mau mengurangi asupan lemak dengan mengurangi 500 kalori setiap harinya dan berusaha diet dengan mengurangi frekuensi makan, berhenti ngemil atau mengganti camilan dengan buah.

Obesitas, Obesitas  kesihatan, Obesitas  Video, Obesitas  video, Obesitas malaysia, Senaman Petua Melayu, Obesitas  gambar, Obesitas  bf1, Obesitas foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Obesitas, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Olahraga Turunkan Risiko Tumor Otak

Olahraga Turunkan Risiko Tumor Otak

MANFAAT olahraga bagi kesehatan, siapa yang menyangkalnya? Sayang, walau sudah tahu manfaatnya, tapi banyak orang yang masih susah melakukan olahraga secara rutin. Kesibukan bekerja biasanya menjadi alasan utamanya. Sebuah penelitian di Amerika lagi-lagi menguatkan manfaat olahraga, khususnya bagi orang dewasa.

Hasil penelitian yang dilakukan Pusat Kanker Amerika (US National Cancer Institute) ini menyimpulkan bahwa olahraga pada usia dewasa bisa menurunkan risiko terjadinya tumor otak (glioma).

Steven C Moore dan timnya melakukan penelitian terhadap 500.000 responden yang terdiri atas pria dan wanita berusia 50 hingga 71 tahun. Mereka yang pada usia 15 hingga 18 tahun rajin melakukan olahraga, seperti bersepeda, renang, lari, dan jalan memiliki risiko 36 persen lebih rendah terkena glioma.

Hasil penelitian lainnya adalah semakin tinggi badan seseorang, semakin tinggi pula risiko terkena tumor atau kanker otak. Moore mengatakan bahwa setiap 10 sentimeter tambahan tinggi badan, bertambah pula risiko terkena glioma. Penelitian mengatakan, risiko glioma ini sangat berhubungan dengan “keseimbangan energi” pada masa pertumbuhan otak.

Orang bertubuh tinggi berarti memiliki tingkat perkembangan faktor IGF-1 yang tinggi juga pada masa kanak-kanak. Faktor IGF-1 itulah yang menyebabkan pembiakan sel terjadi lebih banyak. “Padahal apapun yang meningkatkan tingginya pembelahan sel memicu tumbuhnya kanker,” sebut Moore.

Olahraga, Olahraga  kesihatan, Olahraga  Video, Olahraga  video, Olahraga malaysia, Senaman Petua Melayu, Olahraga  gambar, Olahraga  bf1, Olahraga foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Olahraga, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,