Tag Archives: lensa

Kimia Plastik Bikin Agresif

qKejxfZ774

Kimia Plastik Bikin Agresif

Anak-anak perempuan yang dalam tubuhnya menunjukkan kadar bisphenol A (BPA) tinggi menunjukkan perilaku yang cenderung “berlebihan” semisal agresif dan hiperaktif. Demikian laporan sebuah studi yang diterbitkan secara online dalam jurnal Environmental Health Perspectives edisi 6 Oktober 2009.

Studi terbaru ini melibatkan responden 249 wanita hamil dari Cincinnati, Ohio. Dokter menganalisis sampel urine responden ketika usia kehamilannya mencapai 16 dan 26 minggu, serta sewaktu melahirkan hingga sehari pascamelahirkan. Setelah melalui beberapa tes, sekitar 90 persen ibu hamil tersebut menunjukkan keberadaan BPA dalam urinenya, setidaknya dalam satu tes.

Selanjutnya, saat anak yang mereka lahirkan berusia 2 tahun, tim peneliti meminta responden mengisi kuesioner perihal perilaku sang anak.

“Kami mendapati semua responden wanita hamil dalam studi ini dalam tubuhnya terdeteksi keberadaan BPA, setidaknya dalam satu tes di antara beberapa tes yang dilakukan. Tingginya kadar BPA juga terkait perilaku agresif dan hiperaktif pada anak mereka, terutama yang berjenis kelamin wanita,” kata Joe Braun, salah seorang tim penulis studi dari the Gillings School of Global Public Health yang merupakan bagian dari University of North Carolina di Chapel Hill.

Kendati menarik, temuan ini ditanggapi beragam. Steven Hentges dari perwakilan industri kimia di Amerika menilai hasil penelitian tersebut tidak menunjukkan hasil sebab-akibat, melainkan hanya hubungan keterkaitan. BPA merupakan bahan kimia yang dipakai untuk mengeraskan plastik dan digunakan pada berbagai bahan konsumsi rumah tangga.

Antara lain botol air, wadah makanan, botol susu bayi, termasuk lapisan dari kaleng logam, lensa kacamata, dan keping CD. Sejumlah kemasan obat dan alat kesehatan juga ada yang mengandung BPA.

Kimia Plastik, Kimia Plastik  kesihatan, Kimia Plastik  Video, Kimia Plastik  video, Kimia Plastik malaysia, Senaman Petua Melayu, Kimia Plastik  gambar, Kimia Plastik  bf1, Kimia Plastik foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Kimia Plastik, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Diabetes, Mother of Disease

42-15635394

Diabetes, Mother of Disease

Para penderita diabetes alias kencing manis ini janganlah terlalu menganggap sepele penyakit yang satu ini, karena ternyata tanpa Anda sangka penyakit ini menyimpan sejuta kejutan! Tahukah Anda bahwa si “manis” ini merupakan “mother of disease”- ibu dari segala penyakit?

“Dengan adanya diabetes, Anda bisa menderita kelainan berbagai macam organ tubuh, dari mata, jantung, lambung, hati, ginjal, kulit sampai kaki,” kata dr.Candra Wibowo, Sp.PD dari Mitra International Hospital Jatinegara, Jakarta.

Dokter Candra menuturkan, diabetes bisa menyebabkan aliran pembuluh darah menjadi kurang baik yang berakibat pada kerusakan organ dalam mata dari retina yang disebut retinopati diabetik dan menyebabkan kebutaan perlahan – lahan, hingga kerusakan pada lensa seperti katarak.

Perubahan metabolisme sel lapisan dalam pembuluh darah juga bisa menyebabkan aliran darah kurang baik dan menjadi kaku (tidak elastis). Akibatnya organ-organ yang harus dialiri darah menjadi kekurangan nutrisi dan oksigen. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya serangan jantung koroner, stroke dan luka yang susah sembuh.

Masalah kesehatan lain yang kerap dialami pasien diabetes (diabetesi) adalah gastropati diabetik dengan gejala perasaan kembung, begah, dan cepat kenyang. Para diabetesi juga seringkali terlihat semakin kurus. Hal ini terjadi karena tubuh butuh lebih banyak insulin karena insulin yang ada dalam tubuh hanya digunakan separuh akibat ketidakefesieanan reseptor atau biasa disebut resitensi insulin.

Diabetes juga menyebabkan kebocoran protein di ginjal, yang berakibat gagal ginjal di mana seseorang memerlukan terapi pengganti ginjal, seperti cuci darah, cuci rongga perut, atau cangkok ginjal.

Komplikasi lain yang mungkin dihadapi diabetesi adalahkaki diabetik. Komplikasi ini terjadi karena terjadinya kerusakan saraf, pasien tidak dapat membedakan suhu panas dan dingin, rasa sakit pun berkurang.

“Saat diabetes sudah lama dan tidak terkontrol, aliran pembuluh darah kita jarang sampai ke ujung – ujung tubuh, termasuk jari kaki, tangan, ujung rambut hingga penis. Dari situ jika mengalami luka di kaki atau tangan akan sulit sembuh karena aliran darah yang memberi makanan tidak sampai ke ujung jari kaki atau tangan tersebut. Untuk rambut bahkan bisa menyebabkan alopesia atau kebotakan dan bagi laki – laki, bisa terjadi disfungsi ereksi “, papar dokter Candra.

Oleh karena itu kontrol secara teratur gula darah Anda dengan cara rutin berolahraga dan melakukan diet. Selain itu hindari semua kelainan yang mungkin mengancam anda di masa depan sehingga kualitas hidup Anda akan lebih baik meskipun Anda penderita diabetes.

Diabetes, Diabetes  kesihatan, Diabetes  Video, Diabetes  video, Diabetes malaysia, Senaman Petua Melayu, Diabetes  gambar, Diabetes  bf1, Diabetes foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,