Tag Archives: kalori

Kenali Penyebab Sering Menguap

menguap

Kenali Penyebab Sering Menguap

Fatigue

Kelelahan yang teramat sangat, ternyata ada hubungannya dengan infeksi pada saluran kencing.

Berdasarkan berita yang dilansir dari WebMD, beberapa kasus seseorang terserang fatigue, karena terdapat infeksi pada area saluran kencing. Di mana area tersebut terinfeksi karena ulah bakteri escherichia coli.

Bila Anda seringkali menguap dalam kondisi melebihi batas? Saatnya untuk memeriksakan urine pada dokter Anda. Lakukan pemeriksaan secepatnya, untuk mendapatkan informasi seputar UTI (Urinary Tract Infection)

Diet

Bila Anda tidak makan dengan asupan makanan yang cukup, maka tubuh akan mengalami kelelahan. Kalori sama halnya dengan energi. Dengan mengonsumsi makanan dalam porsi seimbang, maka rasa kantuk pun enggan mendekat. Pasalnya, kadar gula dalam tubuh dalam batas normal.

Namun, jangan lupa juga, konsumsi karbohidrat bisa menjadi pemicu lainnya. Namun, karbohidrat kompleks lebih disarankan untuk dikonsumsi.

Terlalu banyak menyantap nasi putih, mie, kue-kue kecil, ataupun roti yang termasuk dalam deretan karbohidrat sederhana malah mengundang kantuk lebih banyak lagi.

Kelelahan juga disebabkan dari asupan makanan yang tidak cocok dikonsumsi tubuh. Dengan kata lain, Anda mengkonsumsi makanan yang mendatangkan alergi pada tubuh.

Terlalu banyak konsumsi kafein

Biasanya saat dilanda rasa letih, orang cenderung mengonsumsi banyak kafien dalam secangkir kopi. Padahal, banyak para ahli yang memaparkan, bahwa terlalu banyak konsumsi kafein malah dapat menyebabkan kondisi letih makin menjadi.

Sebaiknya, kurangi kebiasaan meneguk kopi dalam jumlah banyak. Cukup satu cangkir dalam sehari.

Menguap, Menguap kesihatan, Menguap Video, Menguap video, Menguap malaysia, Senaman Petua Melayu, Menguap gambar, Menguap bf1, Menguap foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto,pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Menguap, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Menguap, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Plus Minus BuMil Kegemukan dan Kurus

0zMhs40r68

Plus Minus BuMil Kegemukan dan Kurus

Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai hal ini, berikut pemaparan dr Surahman Hakim, SpOG (K), dari RSUPN Cipto Mangunkusumo:

Kasus 1: BuMil Mengalami Kegemukan

Obesitas ternyata menjadi ancaman yang cukup serius bagi ibu hamil. Tak hanya pada masa kehamilan, BuMil yang memiliki kelebihan berat badan kemungkinan akan mengalami masalah saat persalinan dan pascapersalinan.

Kebanyakan ibu hamil mengalami obesitas karena kelebihan makan. Mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil makan untuk dua orang mengakibatkan para ibu hamil makan dengan porsi berlebih. Akhirnya, terjadilah penumpukan kalori dan sisa asupan energi yang berujung pada diabetes. Mitos tersebut keliru, sebenarnya kebutuhan makan ibu hamil hanya naik rata-rata 10-15 persen.

Lantas berapa sebenarnya kenaikan berat badan yang ideal selama hamil? Rumusnya adalah setiap bulan berat badan harus naik 1 kg sampai dengan kehamilan berusia 20 minggu. Kemudian berat badan naik 2 kg/bulan setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu.

Sebenarnya ke mana saja sih kenaikan berat badan tersebut dialokasikan? Kenaikan berat badan saat hamil terdistribusi pada bayi berkisar 3,5?4 kg, plasenta 0,5?1 kg, cairan ketuban 1 kg, rahim 1 kg, jaringan payudara 1 kg, darah BuMil 2 kg, cairan tubuh BuMil 2 kg serta lemak dan simpanan zat gizi BuMil sebesar 3,5 kg.

Masalah yang Timbul:

1. Kenaikan berat badan yang tidak sesuai dengan rumus ideal tadi, tidak baik dan berisiko. Misalnya kenaikan yang berlebih atau sangat cepat. Jika ini terjadi, sebaiknya hati-hati, karena bisa jadi merupakan indikasi awal terjadinya keracunan kehamilan (pre eklampsia).
2. Kesulitan saat proses persalinan, contohnya karena BuMil tidak kuat mengejan.
3. Tubuh ibu hamil dapat membengkak, entah di kaki maupun perutnya. Hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan janin. Pasalnya pengiriman makanan ke janin menjadi berkurang karena adanya penyempitan pembuluh darah. Jika penyempitan pembuluh darah ini menghebat, bisa berakibat fatal bagi janin.
4. Diabetes pada masa kehamilan (gestational diabetic). Penyebab utamanya adalah obesitas. Akibat peningkatan risiko tersebut, setiap ibu hamil diwajibkan melakukan screening kadar gula darah terutama saat usia kehamilan menginjak minggu ke 24-28.
5. Usai persalinan, ragam komplikasi masih menunggu. Infeksi setelah bersalin akibat banyaknya pembuluh darah si ibu hamil yang tersumbat sering terjadi. Selain itu, lemak yang berlipat-lipat pada lapisan kulit merupakan media yang kondusif untuk tumbuhnya kuman sehingga infeksi pun sangat mungkin terjadi.
6. Risiko lainnya, plasenta yang berfungsi menyuplai oksigen menyempit karena lemak. Padahal terhambatnya suplai oksigen dapat merusak sel-sel otak janin. Sehingga turut memengaruhi kecerdasan si jabang bayi. Kemungkinan buruk lain, janin bisa mengalami gangguan paru-paru maupun terlahir obesitas.

Kasus 2: Janin Terlampau Besar vs BuMil Kurus

Ada beberapa kasus BuMil tidak mengalami kenaikan berat badan yang banyak namun janinnya tergolong besar. Sehingga dengan perawakan kurus BuMil, terlihat sangat timpang dengan perut yang besar.

Hal tersebut tidak menjadi masalah selama gizi yang dibutuhkan janin terpenuhi dengan baik. Karena kenyataannya pada beberapa orang yang memiliki garis keturunan kurus akan sulit untuk menambah berat badannya meski dalam keadaan hamil sekalipun.

Berapa sebetulnya berat janin yang normal sesuai usianya? Pada usia kehamilan 20 minggu, berat janin kira-kira 0,5 kg. Pada usia kehamilan 36 minggu, ia harus mencapai 2,5 kg. Selanjutnya mendekati kelahiran, beratnya minimal harus mencapai 3 kg.

Berat badan ideal bayi Indonesia adalah sekitar 3?3,5 kg. Jika pertumbuhan janin tidak sesuai dengan rumus di atas, harus diteliti penyebabnya. Apakah ada kelainan anggota tubuh, misalnya kelainan ginjal yang menyebabkan hidramnion (kelebihan air ketuban) atau bagaimana sistem pencernaannya.

Masalah yang Timbul:

1. BuMil yang kurus biasanya memiliki panggul kecil. Masalah dapat terjadi jika ukuran bayi terlalu besar, yakni lebih dari 4.000 gram. Sulit untuk dilahirkan secara normal, apalagi jika jalan lahir ibunya tergolong sempit. Walaupun tenaga ibu besar dan panggulnya normal, namun bila berat tubuh janin tergolong besar, tetap saja ia akan tertahan di jalan lahir.
2. Jika tertahan lama di jalan lahir maka pembukaan tak maju-maju alias mengalami persalinan macet. Dikhawatirkan pula bila denyut janin lemah atau malah kacau.
Oleh sebab itu, pada usia kehamilan 36 minggu, dokter kebidanan dan kandungan umumnya akan memeriksa kondisi panggul ibu. Salah satu tujuan pemeriksaan ini adalah memastikan apakah ibu dapat melahirkan secara normal atau tidak.

Plus Minus , Plus Minus   kesihatan, Plus Minus   Video, Plus Minus   video, Plus Minus  malaysia, Senaman Petua Melayu, Plus Minus   gambar, Plus Minus   bf1, Plus Minus  foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Plus Minus, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Plus Minus , gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1, bedah, marmut

7 Cara Maksimakan Tidur untuk Bakar Kalori

7 Cara Maksimakan Tidur untuk Bakar Kalori

Menurunkan berat badan membutuhkan perhatian dan dedikasi dari orang-orang yang mengejar kesehatan. Berolahraga hingga mengeluarkan banyak keringat dilakukan dengan harapan membakar kalori sebanyak mungkin.
Ketika usia masih relatif muda dan punya cukup stamina, Anda mungkin masih mampu melakukan latihan dengan sering. Tetapi ketika Anda menginjak usia pertengahan, olahraga-olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik menjadi sangat berisiko, sehingga Anda mulai mencari beragam alternatif  untuk membantu Anda membakar kalori.
Salah satu cara yang mungkin bisa dilakukan adalah memaksimalkan pembakaran kalori di saat tubuh beristirahat.  Mungkin banyak yang tak percaya bahwa Anda sebenarnya bisa membakar banyak kalori saat tidur. Tapi ini memang benar-benar bisa terjadi!
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang jika diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu anda menurunkan berat badan selagi Anda sedang lelap tertidur :
1. Makan malam 3 jam sebelum tidur 
Jika Anda makan malam sesaat sebelum tidur, maka proses pencernaan menjadi tidak lengkap dan sistenya menjadi lambat. Tidak hanya akan membuat timbunan lemak bertambah, tetapi juga akan merusak sistem pencernaan yang menyebabkan masalah seperti sembelit dan keasaman. Makan malam lebih awal akan memastikan pencernaan yang tepat dan membantu menjaga sistem pencernaan  dan tingkat metabolisme yang baik selagi Anda beristirahat.
2. Berjalan setelah makan

Berjalanlah setelah Anda menyantap makan malam dengan kecepatan lambat ataupun sedang. Ini membantu sistem pencernaan berfungsi lebih baik dan menjaga agar metabolisme tetap tinggi selama jam tidur. Kualitas tidur Anda juga meningkat dengan melakukan jalan kaki selama beberapa saat.

Cara, Maksimalkan, Tidur, untuk, Bakar, Kalori, Makan, malam, jam, sebelum, tidur, Jika, makan, malam, sesaat, sebelum, tidur, proses, pencernaan, lengkap, lambat, membuat, timbunan, lemak, bertambah, merusak, pencernaan, menyebabkan, masalah, sembelit, keasaman, Berjalan, setelah, makan, menyantap, makan, malam, kecepatan, lambat, membantu, sistem, pencernaan, berfungsi, menjaga, agar, metabolisme, tinggi, selama, jam, tidur, pencernaan, tepat, membantu, menjaga, sistem, pencernaan, tingkat, metabolisme, beristirahat, kalori, saat, tidur, alternatif