Tag Archives: ada

Cara Efektif Mencegah Kanker Payudara

804130999-cara-efektif-mencegah-kanker-payudara

Cara Efektif Mencegah Kanker Payudara

Menjaga kesehatan payudara adalah hal yang harus dilakukan setiap wanita. Salah satu cara menjaganya adalah dengan mengatur pola makan yang seimbang.

Seperti yang kita tahu, pola makan yang tidak sehat bisa memicu kanker payudara. Untuk itu, atur pola makan Anda agar payudara lebih sehat dan terhindar dari resiko penyakit ganas, kanker payudara.

1. Bijak mengonsumsi daging

Saat akan makan daging merah, pilihlah yang tipis dan tidak ada lemak putihnya atau biasa disebut gajih. Karena lemak tersebut bisa memicu naiknya bobot tubuh Anda. Menurut jurnal kanker, wanita yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas beresiko tinggi terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang memiliki berat badan normal.

2. Kurangi konsumsi makanan kaleng dan cepat saji

Kesibukan seringkali membuat kita ingin segalanya serba cepat termasuk dalam pemilihan makanan. Alasan sering telat bangun pagi membuat sebagian dari Anda banyak yang sarapan dengan mi instan, makanan kaleng atau makanan cepat saji lainnya. Hal itu sebaiknya dikurangi atau bahkan dihilangkan. Anda seharusnya mengonsumsi sarapan dengan asupan makanan berkualitas seperti susu dan roti gandum. Harap diingat, bahwa makanan kaleng atau instan mengandung bahan pengawet yang berperan besar sebagai pemicu terjadinya kanker payudara.

3. Konsumsi kacang kedelai

Di negara China dan Jepang, angka kasus kanker payudara sangat rendah. Hal itu karena kebiasaan mereka mengonsumsi kacang kedelai olahan seperti tahu dan susu kedelai. Dari 18 penelitian yang dilakukan menunjukkan, bahwa mengonsumsi kacang kedelai bisa menurunkan resiko kanker payudara secara signifikan. Laurence Kolonel, M.D., Ph.D., kepala peneliti di Cancer Research Center of Hawaii, Amerika Serikat, menyarankan lebih baik mengonsumsi kedelai alami dibandingkan yang berbentuk suplemen. Hal itu karena, menurutnya, dosis phytoestrogen yang ditemukan dalam suplemen fungsinya seperti estrogen dalam tubuh, dan bisa memicu perubahan sel menjadi tidak normal pemicu kanker.

4. Kurangi alkohol

“Meskipun hanya minum sedikit setiap hari, tetapi kandungannya bisa meningkatkan resiko kanker payudara cukup besar,” kata Kolonel yang dikutip dari laman Shine. Akan lebih baik jika Anda tidak minum alkohol sama sekali, terutama jika dalam riwayat keluarga ada yang pernah terkena kanker. Namun jika hal itu sulit Anda lakukan, cobalah kurangi kadarnya setiap hari, jangan malah menambahnya.

Cara Mencegah Kanker, Cara Mencegah Kanker   kesihatan, Cara Mencegah Kanker   Video, Cara Mencegah Kanker   video, Cara Mencegah Kanker  malaysia, Senaman Petua Melayu, Cara Mencegah Kanker   gambar, Cara Mencegah Kanker   bf1, Cara Mencegah Kanker  foto,  Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1

Minuman Kemasan, Bolehkah?

wPu00mrDL8

Minuman Kemasan, Bolehkah?

SEJAK mengandung, Saskia jadi rajin mengonsumsi jus buah. Anytimeanywhere…jus buah kemasan pun menjadi pilihannya dengan alasan kepraktisan. Tapi Moms, terlalu sering mengonsumsi minuman kemasan tidak bagus lho untuk kesehatan, utamanya bagi ibu hamil dan janin.

Berisiko Terhadap Janin

Minuman kemasan seperti sari buah, minuman isotonik, teh, hingga kopi banyak sekali beredar di pasaran. Penampilannya yang menarik dan berwarna-warni dengan bentuk yang beragam membuat konsumen tertarik dan ingin meminumnya, apalagi dalam keadaan dingin. Hmm, segar…

Tapi tahukah Moms di dalam minuman tersebut mengandung apa saja? Dalam keadaan hamil banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis makanan dan minuman. Makanan maupun minuman yang mengandung bahan pengawet bukanlah pilihan cerdas kala hamil.

Mengapa? Di dalam minuman kemasan mengandung bahan kimia yang notabene tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Jangankan untuk ibu hamil, yang sedang tidak hamil saja disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman tersebut.

Kandungan bahan kimia seperti pewarna buatan, bahan pengawet, dan pemanis buatan bisa berbahaya terhadap perkembangan janin. Pasalnya dapat menghambat pertumbuhan fisik, otak dan fungsi organ tubuh sehingga bayi lahir dengan cacat fisik bahkan bisa terjadi kerusakan jantung. Sebenarnya sangat mudah jika ingin tetap sehat  yaitu dengan cara tidak sembarang memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh.

Tidak ada patokan berapa kali dalam sehari atau berapa kali dalam seminggu yang dibolehkan dalam mengonsumsi minuman kemasan. Sesekali mengonsumsi segarnya minuman kemasan boleh saja, tapi tetap saja, yang alami pasti lebih baik.

Alami Pasti Aman

Ibu hamil bekerja pasti menginginkan segala yang serba praktis. Wajar saja jika pilihannya jatuh pada minuman kemasan yang banyak terpampang apik di lemari pendingin. Karena mudah dan praktis banyak ibu hamil yang memutuskan mengonsumsi minuman kemasan setiap hari.

Padahal Moms, memilih minuman yang alami banyak manfaatnya loh untuk janin. Perlu diingat, apapun yang masuk ke dalam lambung akan diserap ke dalam aliran darah dan dikirim ke seluruh tubuh, termasuk plasenta yang bertugas mengirim makanan ke janin.

Jadi, jika Moms minum air maka janin pun akan minum sebanyak yang Moms minum. Begitu pun jika Moms minum sesuatu yang manis maka kadar gula darah si jabang bayi pun akan ikut naik. Maka dari itu betapa berpengaruhnya makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh Moms terhadap janin.

Oleh karena itu, pilihlah minuman yang bermanfaat, misalnya jus buah alami. Satu gelas jus buah dalam sehari bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan vitamin. Tapi, Moms pun jangan hanya minum jus saja, vitamin dan air putih jangan sampai terlewat juga lho.

Pilih Buah untuk Jus Alami

1. Alpukat

Alpukat membuat janin tumbuh sehat karena buah ini mengandung asam folat.  Walaupun mengandung lemak tinggi sekitar 20 – 30 kali lebih banyak dibandingkan buah yang lain, namun lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah lemak baik. Bayi yang kekurangan asam folat bisa menderita gangguan jantung, bibir sumbing, cacat saluran kemih serta cacat anggota tubuh lainnya.

2. Pepaya dan Mangga

Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus mangga dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya mengandung enzim, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin E dan mineral. Selain itu pepaya juga dapat melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.

3. Pisang

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pisang karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan mengonsumsi berlebihan karena satu buah buah pisang mengandung sekitar 85 – 100 kalori.

Minuman Kemasan, Minuman Kemasan  kesihatan, Minuman Kemasan  Video, Minuman Kemasan  video, Minuman Kemasan malaysia, Senaman Petua Melayu, Minuman Kemasan  gambar, Minuman Kemasan  bf1, Minuman Kemasan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Minuman Kemasan, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Hati-Hati, Mie Instan Sebabkan Gangguan Kesehatan!

I3QMvtMVC9

Hati-Hati, Mie Instan Sebabkan Gangguan Kesehatan!

SALAH satu jenis makanan cepat saji adalah mie. Mie ini punya beberapa jenis. Ada mie instan, mie kering, mie basah, mie rebus yang dibuat dari terigu (gandum).

Ada juga bihun, yang dibuat dari tepung beras. Lalu soun yang dibuat dari pati tepung kacang hijau. Ada juga yang dibuat dari campuran tepung terigu dan beras, tepung tapioka, tepung kentang atau tepung soba.

Dari semua jenis mie itu, yang paling populer tentu mie instan, dengan berbagai merek dan cita rasanya, baik dalam kemasan plastik polietilen maupun polistiren (styofoam) dalam bentuk cangkir atau mangkuk.

Mie instan sebenarnya sangat panjang. Kemudian dilipat, digoreng, dan dikeringkan dalam oven panas. Penggorengan inilah yang membuat mie mengandung lemak. Bahan baku utama mie instan memang tepung terigu. Namun selama proses pembuatannya, dipakai juga minyak sayur, garam, natrium polifosfat (pengemulsi, penstabil, dan pengental), natrium karbonat dan kalium karbonat (keduanya pengatur keasaman), tartrazive (pewarna kuning).

Kadang natrium polifosfat dicampur guar gum. Bahan lain adalah karamel, hidrolisat protein nabati, ribotide, zat besi, dan asam malat yang fungsinya tidak jelas. Selain minyak sayur, ada pula food additive, yaitu bahan-bahan kimia yang ditambahkan selama proses pengolahan makanan agar makanan tersebut memiliki sifat-sifat tertentu.

Bumbu mie, seperti garam, gula, cabai merah, bawang putih, bawang merah, saus tomat, kecap, vetsin (MSG) dan bahan cita rasa (rasa ayam, rasa udang, rasa sapi) juga banyak menggunakan additive. Belum lagi styrofoam dalam mie cangkir yang dicurigai bisa menyebabkan kanker.

Mie instan mengandung karbohidrat dan lemak karena dikeringkan dengan cara digoreng dengan minyak. Makanan instan sebetulnya kurang mengandung protein, serat, dan vitamin.

“Bumbunya biasanya mengandung banyak garam sehingga tidak baik bagi penderita tekanan darah tinggi dan MSG (monosodium glutamat) atau penyedap rasa. MSG dapat menyebabkan demam, rasa lelah, dan sakit kepala bagi yang sensitif terhadap MSG,” jelas dr Sonia Wibisono.

Makanan instan biasanya hanya mengandung zat karbohidrat dan lemak saja, tanpa tambahan lauk atau sayuran. Sehingga tidak mencukupi asupan gizi.

Mie Instan, Mie Instan kesihatan, Mie Instan Video, Mie Instan video, Mie Instan malaysia, Senaman Petua Melayu, Mie Instan gambar, Mie Instan bf1, Mie Instan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto,pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Mie Instan, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Mie Instan, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,