Tag Archives: ada

Atasi Stres dengan Terapi Quantum Wellness

HXlEuKJt8F

Atasi Stres dengan Terapi Quantum Wellness


Pertama, stres ringan, yaitu stres yang dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha dengan cepat sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari.

Kedua, stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan. Jika tidak ditanggulangi, stres jenis ini berbahaya bagi kesehatan.

Penyebab dan Gejala

Ada beberapa tingkat stres, lanjut dr. Kusni, yang kerap dijumpai yaitu stress karena masalah lingkungan, emosional, finansial, dan fisik.

Stres yang kerap dialami orang ini dapat disebabkan oleh kejadian sehari-hari, baik gembira maupun sedih, seperti menikah dan mempunyai anak, berada di tempat yang baru, dan kehilangan orang yang dicintai. Pelajaran sekolah dan pekerjaan dalam waktu yang ketat pun dapat menyebabkan seseorang menjadi stres.

Selain itu, masalah kurang percaya diri, pemalu, terlalu ambisius, dan memiliki perasaan negatif pun dapat menjadi faktor penyebab stres.

“Begitu banyak masalah kehidupan yang dialami seseorang dan mungkin itu membuat kita jadi streS,” ungkapnya.

Stres memang bukanlah hal yang berat. Namun stress bisa berbahaya jika diabaikan. Ada beberapa gejala yang bisa dilihat atau diamati, antara lain, cepat marah dan tersinggung, agresif dan defensif, merasa selalu lelah, sulit berkonsentrasi atau mudah lupa, palpitasi atau jantung berdebar-debar, sakit kepala, sakit perut, diare, otot menjadi tegang, muncul jerawat, dan leher menjadi kaku.

Terapi Quantum Wallness

Jika tidak ditangani alias dibiarkan begitu saja, stres dapat menyebabkan komplikasi, seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung, sakit mental, gangguan makan seperti hilang nafsu makan atau malah lebih banyak makan, tidak bisa tidur, migrain, sakit maag, serangan asma, dan ruam kulit.

Untuk mencegah dampak buruk dari stres yang berkelanjutan itu, dr Kusni menjalankan Terapi Quantum Wellness, yaitu sebuah sistem pendekatan fisika kuantum untuk menghilangkan stress dengan beberapa peralatan teknologi canggih.

“Alat ini dapat mengindentifikasikan tekanan, menyelaraskan kembali tubuh, membantu Anda masuk ke dalam resonansi secara alami,” terangnya.

Sistem energi dari quantum wellness ini bekerja sebagai terapi untuk menilai risiko emosional dan fisik dengan beberapa cara, seperti mengatur pola tidur, melepaskan trauma yang telah terakumulasi sejak kecil, meningkatkan neurotransmiter untuk memperbaiki aliran neuropeptida, menyeimbangkan emosi sehingga emosi energi mengalir dengan mudah, menstabilkan jaringan saraf, menghilangkan depresi melalui biofeedback. Biofeedback dapat menghilangkan stress dan mengintegrasikan informasi internal untuk memperkuat cara kerja tubuh.

“Beberapa alat yang ada itu akan ditempelkan pada tubuh. Dari situ akan kelihatan penyakit yang kita alami. Termasuk juga stres ini,” sambungnya.

Selain dengan biofeedback, ada pula bioresonance juga dapat membantu menyeimbangkan kembali medan energi dan membantu menghilangkan beberapa iritasi dan racun dalam tubuuh.

Quantum Wellness, Quantum Wellness  kesihatan, Quantum Wellness  Video, Quantum Wellness  video, Quantum Wellness malaysia, Senaman Petua Melayu, Quantum Wellness  gambar, Quantum Wellness  bf1, Quantum Wellness foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Waspada Terhadap Radang Gusi

1

Waspada Terhadap Radang Gusi

RADANG gusi (gingivitis) adalah keadaan di mana terjadi perubahan struktural pada gusi. Ditandai dengan adanya perubahan bentuk dan warna pada gusi.

Radang gusi disebabkan karena kurang memperhatikan kebersihan mulut. Jika tidak segera ditanggulangi akan mengakibatkan enfeksi yang membahayakan anatomi tubuh lainnya. Karena itu, waspadalah terhadap radang gusi!

Menurut Drg Denny Sidiq Hudaya, SpBM, radang gusi (gingivitis) disebabkan karena hengine atau rongga mulut yang tidak terawat. Misalnya, karena lalai dari menggosok gigi sehingga menyebabkan karang gigi dan sisa makanan yang masih menempel. Karena karang gigi dan sisa makanan yang membusuk, gusi mengalami pembengkakan.

Selain itu, radang gusi juga disebabkan karena terlalu sering merokok, stres, faktor genetika, kurang mengkonsumsi vitamin C, adanya timbunan plak pada gigi dan karena adanya lubang gigi. Faktor lain yang juga bisa menyebabkan terjadinya radang gusi adalah Diabetes Melitus (DM).

“Radang gusi bisa menyebabkan tumor (pembengkakan) dan rubor (terjadinya kemerahan pada gusi) dan dollor (gusi terasa sakit),” jelasnya saat ditemui genie beberapa waktu lalu di klinik DNN, Jalan Raya Pasar Minggu No 16 J, Jakarta Selatan.

Gejala

Gejala awal radang gusi adalah gusi nampak merah, bengkak, sakit dan mudah berdarah bila tersentuh, napas berbau, bernanah, bergoyang dan mudah terlepas.

Ada dua macam gejala peradangan gusi, gejala primer dan gejala sekunder. Gejala primer ditandai dengan terjadinya pembengkakan pada gusi. Akibatnya kepala terasa pusing dan demam. Sedangkan gejala sekunder ditandai dengan rasa sakit apabila gusi disentuh atau terkena sikat ggigi. Akibatnya, kepala terasa pening atau yang biasa disebut dengan migran.

Radang gusi dapat menyebabkan infeksi yang masuk melalui pembuluh darah dan merusak organ tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, otak, dan mata. Jika infeksi tersebut masuk hingga ke jantung atau yang disebut dengan percarlitis atau peradangan selaput jantung.

Jika infeksi tersebut masuk hingga ke paru-paru bisa mengakibatkan penyakit TBC. Jika masuk hingga ke mata bisa terjadi gangguan penglihatan. Dan jika infeksi tersebut masuk hingga ke otak akan menimbulkan meninggitis.

Pengobatan

Radang gusi dapat diatasi dengan pemberian antibiotik. Jika penyebabnya obat-obatan, pertumbuhan gusi harus diangkat melalui pembedahan. Jika terjadi kekurangan vitamin C dan niasin, diberikan tambahan vitamin. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika makan dan minum, berikan si penderita obat kumur anestetik.

Segeralah ke dokter gigi untuk melakukan scalling atau pembersihan karang gigi yang intervalnya antara 3-6 bulan sekali. Selain scalling, Anda juga bisa melakukan scerentase, pembersihan kuman yang dapat mengakibatkan radang gusi yang terdapat pada akar gigi.

Cata lainnya, untuk menanggulangi dan mencegah radang gusi adalah root planning. Hmmm, apa itu root planning? Dalam ilmu kedokteran, root planning merupakan suatu upaya menghaluskan permukaan akar gigi untuk mengeluarkan bagian gigi yang nekrotik dan tidak sehat. Melakukan root planning yaitu pembersihan jaringan yang dapat merusak gigi yang dapat mengakibatkan radang gusi.

Banyak mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C karena berkhasiat sebagai antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sumber vitamin C alami banyak terdapat pada buah-buahan segar seperti kiwi, jambu biji, jeruk, tomat, sirsak, dan mangga.

Radang Gusi, Radang Gusi  kesihatan, Radang Gusi  Video, Radang Gusi  video, Radang Gusi malaysia, Senaman Petua Melayu, Radang Gusi  gambar, Radang Gusi  bf1, Radang Gusi foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Radang Gusi, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Yuk Contek Diet dari Tiga Negara

3636610060-yuk-contek-diet-dari-tiga-negara

Yuk Contek Diet dari Tiga Negara

Setiap negara memiliki kebiasaan makan yang berbeda-beda. Diantaranya ada yang memiliki kebiasaan makan sehat dan bisa Anda terapkan sebagai pola diet. Tidak ada salahnya untuk mencoba kebiasaan makan sehat tersebut. Berikut beberapa kebiasaan makan sehat dari tiga negara.

1. Jepang

Penduduk Okinawa di Jepang rata-rata memiliki IMT (indeks massa tubuh) normal yaitu 21.5. Hal itu karena mereka menerapkan diet tradisional yang disebut “hara hachi bu” atau berhenti makan saat merasa 80% kenyang. Kita mungkin lebih mengenalnya dengan berhenti makan sebelum kenyang. Itu bukan berarti Anda berhenti makan saat masih merasa lapar tetapi makanlah sesuai kapasitas perut dan jangan menuruti nafsu.

“Saat merasa kenyang untuk pertama kalinya dan berhenti makan,akan memberikan otak kesempatan untuk menyadari bahwa Anda sudah kekenyangan sebelum makan lebih banyak lagi,” kata Bradley Willcox, penulis buku Okinawa Diet Plan, seperti vivanews kutip dari Shine, Jumat 9 Oktober 2009.

2. Mediterania

Gorenglah makanan dengan menggunakan minyak zaitun seperti para penduduk negara Mediterania. Campurkan juga minyak zaitun pada sayur dan buah, karena tidak hanya lebih sehat tetapi juga membuat rasanya menjadi lebih enak. Sehingga, Anda akan lebih menyukai dan banyak memakan sayur dan buah. Seperti yang kita tahu, kunci untuk menjaga berat badan adalah mengonsumsi makanan yang sehat

3. Perancis

Seringkali Anda makan sambil melakukan sesuatu baik menyetir, menonton televisi atau mengetik di depan komputer. Kebiasaan ini sangat tidak baik karena menurunkan kepuasan Anda pada makanan dan memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi. Di Perancis kebiasan makan sambil melakukan sesuatu dianggap tidak sopan. Mobil-mobil di Perancis juga tidak memiliki tempat penyimpanan gelas di dalam mobil, karena tidak boleh makan ataupun minum sambil menyetir.

“Saat Anda makan sambil melakukan hal lain, akan cenderung untuk makan lebih banyak tanpa menyadarinya,” kata Dean Ornish, MD, penulis buku “Eat More, Weigh Less”.

Yuk Contek Diet, Yuk Contek Diet  kesihatan, Yuk Contek Diet  Video, Yuk Contek Diet  video, Yuk Contek Diet malaysia, Senaman Petua Melayu, Yuk Contek Diet  gambar, Yuk Contek Diet  bf1, Yuk Contek Diet foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Yuk Contek Diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,