Category Archives: Mental

Kesihatan Mental

KESIHATAN MENTAL

KESIHATAN MENTAL

Kesihatan mental berkait rapat dengan kehidupan kita. Orang ramai sering mengaitkan kesihatan mental dengan penyakit mentalm tetapi kenyataan ini adalah kurang tepat.

Ia melibatkan kehidupan harian yang merangkumi:

Memupuk perasaan, fikiran dan tingkahlaku yang positif dalam diri sendiri.

Kemampuan untuk berinteraksi secara sihat dengan orang lain, kumpulan dan persekitarannya.

Bagaimana seseorang itu mengendalikan tanggungjawab, masalah dan tekanan yang timbul dari kehidupan harian.

Ciri-ciri kesihatan mental yang positif

Terhadap diri sendiri

Menyedari kelemahan dan kekuatan diri sendiri.

Berupaya mengawal perasaan.

Sanggup menerima kegagalan.

Mampu menghindari kegiatan yang tidak bermoral.

Menghargai diri sendiri.

Terhadap orang lain

Mampu berkomunikasi secara berkesan dengan orang lain.

Mampu memberi dan menerima kasih sayang.

Tahu menghargai dan mempercayai orang lain.

Dapat menerima pendapat orang lain secara terbuka.

Terhadap cabaran

Berupaya menghadapi dan menyelesaikan masalah.

Mampu mengatasi konflik dengan bijak.

Mampu membuat keputusan untuk diri sendiri.

Bersedia mendapatkan pertolongan sekiranya gagal menyelesaikan masalah harian.

10 Langkah Ke Arah Kesihatan Mental Yang Positif

Menerima kenyataan diri secara realistik.

Mengendali masa dengan baik (time management)

Merancang perubahan dalam kehidupan secara bijak.

Memupuk hubungan harmoni dan kasih sayang dengan ahli keluarga dan orang lain.

Menjaga kesihatan fizikal.

Menyediakan masa untuk aktiviti fizikal dan riadah.

Memastikan rehat dan tidur yang cukup.

Mengendalikan tekanan mental secara berkesan.

Mengamalkan asas-asas kerohanian yang baik.

Berkongsi masalah dengan orang lain dan mendapat pertolongan profesional sekiranya perlu.

Akibat Kesihatan Mental Yang Diabaikan Seseorang Itu Mungkin Mengalami:

Perasaan rendah diri.

Tekanan dalam hidup.

Pertelingkahan dan keruntuhan rumahtangga / keluarga.

Kecenderungan melakukan kegiatan tidak bermoral (minum arak, bohsia, penyalahgunaan najis dadah, sumbang muhrim dan perzinaan)

Suasana tempat kerja yang tidak menyenangkan.

Kecenderungan menggunakan keganasan untuk menyelesaikan masalah (penderaan kanak-kanak / pasangan, buli jalanraya, buli sekolah)

Peningkatan risiko penyakit mental.

kesihatan, mental, kesihatan mental, yang, dengan, orang, diri, lain, orang lain, secara, sendiri, diri sendiri, masalah, mampu, kehidupan, untuk, menerima, harian, perasaan, positif, yang positif, dalam, dengan orang, tekanan, mental yang, terhadap, tidak, menyelesaikan, menyelesaikan masalah, frontpage, mental kesihatan, penyakit, kenyataan, kehidupan harian, memupuk, seseorang, mengendalikan, ciri, berupaya, kegiatan, yang tidak, bermoral, tidak bermoral, menghargai, lain mampu, berkesan, secara berkesan, kasih, sayang, kasih sayang, bijak, pertolongan, sekiranya, masa, baik, keluarga, fizikal, asas, kecenderungan, kanak, buli, Kesihatan, mental, kesihatan mental

Kimia Plastik Bikin Agresif

qKejxfZ774

Kimia Plastik Bikin Agresif

Anak-anak perempuan yang dalam tubuhnya menunjukkan kadar bisphenol A (BPA) tinggi menunjukkan perilaku yang cenderung “berlebihan” semisal agresif dan hiperaktif. Demikian laporan sebuah studi yang diterbitkan secara online dalam jurnal Environmental Health Perspectives edisi 6 Oktober 2009.

Studi terbaru ini melibatkan responden 249 wanita hamil dari Cincinnati, Ohio. Dokter menganalisis sampel urine responden ketika usia kehamilannya mencapai 16 dan 26 minggu, serta sewaktu melahirkan hingga sehari pascamelahirkan. Setelah melalui beberapa tes, sekitar 90 persen ibu hamil tersebut menunjukkan keberadaan BPA dalam urinenya, setidaknya dalam satu tes.

Selanjutnya, saat anak yang mereka lahirkan berusia 2 tahun, tim peneliti meminta responden mengisi kuesioner perihal perilaku sang anak.

“Kami mendapati semua responden wanita hamil dalam studi ini dalam tubuhnya terdeteksi keberadaan BPA, setidaknya dalam satu tes di antara beberapa tes yang dilakukan. Tingginya kadar BPA juga terkait perilaku agresif dan hiperaktif pada anak mereka, terutama yang berjenis kelamin wanita,” kata Joe Braun, salah seorang tim penulis studi dari the Gillings School of Global Public Health yang merupakan bagian dari University of North Carolina di Chapel Hill.

Kendati menarik, temuan ini ditanggapi beragam. Steven Hentges dari perwakilan industri kimia di Amerika menilai hasil penelitian tersebut tidak menunjukkan hasil sebab-akibat, melainkan hanya hubungan keterkaitan. BPA merupakan bahan kimia yang dipakai untuk mengeraskan plastik dan digunakan pada berbagai bahan konsumsi rumah tangga.

Antara lain botol air, wadah makanan, botol susu bayi, termasuk lapisan dari kaleng logam, lensa kacamata, dan keping CD. Sejumlah kemasan obat dan alat kesehatan juga ada yang mengandung BPA.

Kimia Plastik, Kimia Plastik  kesihatan, Kimia Plastik  Video, Kimia Plastik  video, Kimia Plastik malaysia, Senaman Petua Melayu, Kimia Plastik  gambar, Kimia Plastik  bf1, Kimia Plastik foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Kimia Plastik, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Atasi Stres dengan Terapi Quantum Wellness

HXlEuKJt8F

Atasi Stres dengan Terapi Quantum Wellness


Pertama, stres ringan, yaitu stres yang dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha dengan cepat sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari.

Kedua, stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan. Jika tidak ditanggulangi, stres jenis ini berbahaya bagi kesehatan.

Penyebab dan Gejala

Ada beberapa tingkat stres, lanjut dr. Kusni, yang kerap dijumpai yaitu stress karena masalah lingkungan, emosional, finansial, dan fisik.

Stres yang kerap dialami orang ini dapat disebabkan oleh kejadian sehari-hari, baik gembira maupun sedih, seperti menikah dan mempunyai anak, berada di tempat yang baru, dan kehilangan orang yang dicintai. Pelajaran sekolah dan pekerjaan dalam waktu yang ketat pun dapat menyebabkan seseorang menjadi stres.

Selain itu, masalah kurang percaya diri, pemalu, terlalu ambisius, dan memiliki perasaan negatif pun dapat menjadi faktor penyebab stres.

“Begitu banyak masalah kehidupan yang dialami seseorang dan mungkin itu membuat kita jadi streS,” ungkapnya.

Stres memang bukanlah hal yang berat. Namun stress bisa berbahaya jika diabaikan. Ada beberapa gejala yang bisa dilihat atau diamati, antara lain, cepat marah dan tersinggung, agresif dan defensif, merasa selalu lelah, sulit berkonsentrasi atau mudah lupa, palpitasi atau jantung berdebar-debar, sakit kepala, sakit perut, diare, otot menjadi tegang, muncul jerawat, dan leher menjadi kaku.

Terapi Quantum Wallness

Jika tidak ditangani alias dibiarkan begitu saja, stres dapat menyebabkan komplikasi, seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung, sakit mental, gangguan makan seperti hilang nafsu makan atau malah lebih banyak makan, tidak bisa tidur, migrain, sakit maag, serangan asma, dan ruam kulit.

Untuk mencegah dampak buruk dari stres yang berkelanjutan itu, dr Kusni menjalankan Terapi Quantum Wellness, yaitu sebuah sistem pendekatan fisika kuantum untuk menghilangkan stress dengan beberapa peralatan teknologi canggih.

“Alat ini dapat mengindentifikasikan tekanan, menyelaraskan kembali tubuh, membantu Anda masuk ke dalam resonansi secara alami,” terangnya.

Sistem energi dari quantum wellness ini bekerja sebagai terapi untuk menilai risiko emosional dan fisik dengan beberapa cara, seperti mengatur pola tidur, melepaskan trauma yang telah terakumulasi sejak kecil, meningkatkan neurotransmiter untuk memperbaiki aliran neuropeptida, menyeimbangkan emosi sehingga emosi energi mengalir dengan mudah, menstabilkan jaringan saraf, menghilangkan depresi melalui biofeedback. Biofeedback dapat menghilangkan stress dan mengintegrasikan informasi internal untuk memperkuat cara kerja tubuh.

“Beberapa alat yang ada itu akan ditempelkan pada tubuh. Dari situ akan kelihatan penyakit yang kita alami. Termasuk juga stres ini,” sambungnya.

Selain dengan biofeedback, ada pula bioresonance juga dapat membantu menyeimbangkan kembali medan energi dan membantu menghilangkan beberapa iritasi dan racun dalam tubuuh.

Quantum Wellness, Quantum Wellness  kesihatan, Quantum Wellness  Video, Quantum Wellness  video, Quantum Wellness malaysia, Senaman Petua Melayu, Quantum Wellness  gambar, Quantum Wellness  bf1, Quantum Wellness foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,