Category Archives: Cancer

Cancer

Olahraga Cegah Kanker

U6T0cyaZyx

Olahraga Cegah Kanker

Olahraga adalah cara alami menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Penelitian membuktikan, aktif bergerak setiap hari dapat menjauhkan Anda dari risiko penyakit seperti jantung dan kanker.

Masa libur Lebaran sudah berakhir, saatnya kembali ke aktivitas normal harian. Mungkin banyak di antara kita yang dikarenakan beragam alasan, mengubah aktivitas selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran. Hal paling kentara biasanya adalah aktivitas olahraga yang umumnya mengalami penurunan.

Spesialis kedokteran olahraga, dr Phaidon L Toruan MM, mengungkapkan, olahraga adalah suatu keharusan. “Sama seperti Anda berdoa dan bersembahyang sesuai dengan agama dan kepercayaan untuk kebutuhan rohani, maka olahraga adalah kebutuhan jasmani,” ujarnya.

Phaidon menambahkan, olahraga atau dalam bahasa sehari-hari disebut latihan merupakan aktivitas yang menggunakan tenaga fisik. Saat ini dengan semakin meningkatnya penyakit degeneratif seperti serangan jantung, hipertensi, diabetes, kolesterol, pada akhirnya banyak orang mengetahui bahwa salah satu penyebabnya adalah kurangnya aktivitas olahraga.

Bertolak dari hal tersebut, olahraga dapat dikatakan sebagai “obat”, yang lantas juga menginspirasi terlahirnya terapi olahraga (sport therapy). Lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah, selain menyehatkan, olahraga teratur telah terbukti dapat mencegah munculnya penyakit, terutama obesitas sebagai gerbang beragam penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit terkait pembuluh darah jantung (kardiovaskular). Sebab, masalah kerap dialami pada orang dengan bobot badan berlebih adalah tingginya metabolisme.

“Metabolisme dipengaruhi massa tubuh. Semakin besar massa tubuh, makin banyak energi yang diperlukan untuk membakar kalori. Kondisi ini akan berbahaya jika jarang berolahraga,” kata profesor dari Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, Los Angeles, Timothy Church MD MPH PhD.

Berbagai studi skala internasional telah menyodorkan temuan manfaat olahraga bagi kesehatan dan pencegahan penyakit.
Baru-baru ini studi yang dilakukan para peneliti di Amerika juga mengungkapkan bahwa olahraga teratur dapat melindungi pria dari kanker prostat.

“Makin meningkat porsi olahraga yang dilakukan, makin menurun risiko kanker,” ujar ahli urologi dari Duke University Medical Center di Amerika, Dr Jodi Antonelli, yang mengepalai penulisan studi tersebut.

Menanggapi hasil studi yang diterbitkan secara online dalam Journal of Urology edisi 22 September tersebut, ahli urologi dari Duke and the Durham Veterans Affairs Hospital, Dr Stephen Freedland, mengungkapkan bahwa temuan ini tentunya bermanfaat sebagai salah satu rujukan bagi para ilmuwan medis yang masih terus mencari bukti terkait manfaat olahraga untuk pencegahan kanker.

“Ada lusinan studi yang melaporkan manfaat latihan dalam menurunkan risiko kanker prostat, beberapa di antaranya bahkan merupakan studi skala besar. Namun, semuanya masih simpang siur dan menyisakan tanda tanya,” katanya.

Selain kanker prostat yang paling ditakuti kaum adam,kaum wanita juga dapat memetik manfaat dari berolahraga, yakni menjauhkan risiko kanker payudara.

Hal ini terungkap dalam studi yang dilakukan tim peneliti dari University of Southern Californiadi Los Angeles. Mereka mendapati bahwa olahraga dengan intensitas gerak tinggi seperti berenang,aerobik, dan lari bisa mengurangi risiko kanker payudara.

Menurut peneliti, latihan atau olahraga mungkin mengurangi risiko kanker melalui perubahan dalam metabolisme dan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengurangi pertambahan berat badan.

Studi tersebut dilakukan terutama untuk melihat pengaruh kumulatif dari olahraga atau latihan lebih tinggi terhadap risiko kanker payudara. Sebelum terdiagnosis kanker payudara, rata-rata partisipan mengaku hanya melakukan sedikit latihan.

“Hasil studi ini disertai bukti tambahan tentang cara pencegahan kanker melalui aktivitas fisik yang berat, tapi menyenangkan dalam jangka panjang terhadap risiko kanker payudara yang sudah invasif maupun yang masih stadium dini,” ujar peneliti seperti tercantum dalam jurnal Archives of Internal Medicine.

Olahraga Cegah Kanker, Olahraga Cegah Kanker kesihatan, Olahraga Cegah Kanker Video, Olahraga Cegah Kanker video, Olahraga Cegah Kanker malaysia, Senaman Petua Melayu, Olahraga Cegah Kanker gambar, Olahraga Cegah Kanker bf1, Olahraga Cegah Kanker foto,  Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1

Cegah Kanker Serviks dengan “Vagina Toilet”

361706136-cegah-kanker-serviks-dengan-vagina-toilet

Cegah Kanker Serviks dengan “Vagina Toilet”

Mencegah kanker serviks tak hanya dilakukan dengan vaksinasi dan pap smear. Anda dapat melakukan dengan metode pembersihan organ intim wanita, vagina toilet.

Vaksinasi kerapkali terkendala biaya yang mahal. Sementara pap smear rutin pun kerapkali tidak mudah dilakukan. Anda harus menyesuaikan jadual si dokter dengan jadual Anda sendiri dan tentu saja pergi ke rumah sakit atau klinik bisa jadi makan waktu tersendiri.

Sementara, vagina toilet bisa Anda lakukan sendiri tanpa terkendala apa pun. Andalah yang menentukan waktu dan tempatnya. Termasuk frekuensinya.

Vagina toilet adalah cara mencuci vagina secara mandiri atau dikerjakan sendiri. Karena itu metode ini juga diberi istilah “Valeri Ananto” atau vagina toilet sendiri. Ananto diimbuhkan pada istilah karena Dr. Ananto Sudohutomo lah sang penemu metode ini.

Saat ini, Valeri Ananto diyakini sebagai salah satu andalan utama dalam membantu upaya pencegahan kanker serviks pada wanita dan selanjutnya diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian wanita akibat kanker serviks.

Bagaimana vagina toilet bisa mencegah kanker serviks? Sangat sederhana. Inti kegiatan ini adalah membersihkan vagina hingga ke liangnya serta serviks dan sekitarnya. Vagina yang bersih tentu akan meningkatkan kesehatan reproduksi sehingga akan mencegah risiko infeksi yang bisa menimbulkan kanker serviks.

Walaupun seorang wanita dalam kesehariannya telah mampu melakukan vagina toilet sendiri, sebaiknya setahun sekali tetap melakukan vagina toilet ke dokter terlatih untuk memastikan kebersihannya sekaligus melakukan pemeriksaan pap-smear.

Dengan vagina toilet, selain bersih dari kotoran dan penyakit, kepekaan organ intim akan meningkat, suami pun akan senang.

Cegah Kanker Serviks, Cegah Kanker Serviks  kesihatan, Cegah Kanker Serviks  Video, Cegah Kanker Serviks  video, Cegah Kanker Serviks malaysia, Senaman Petua Melayu, Cegah Kanker Serviks  gambar, Cegah Kanker Serviks  bf1, Cegah Kanker Serviks foto,  Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, diet, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1

Khasiat Vitamin D untuk Penderita Kanker

vitamin-d-and-tan

Khasiat Vitamin D untuk Penderita Kanker

Vitamin D ternyata bisa membantu penderita kanker memiliki harapan hidup yang lebih panjang. Vitamin D ini sangat mudah didapatkan yaitu dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi (pukul 7-9 pagi). Kesimpulan ini didapatkan melalui dua penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Cancer dan Journal of Clinical Oncology.

“Kedua penelitian tersebut menguatkan teori bahwa meningkatkan kadar vitamin D pada penderita kanker dapat memperpanjang harapan hidup,” kata Sara Hiom, kepala Cancer Research, Inggris seperti Vivanews kutip dari Genius Beauty.

Tetapi Hiom menekankan batasan waktu untuk berjemur. Menggunakan pelindung kulit saat pasien kanker berjemur juga harus tetap dilakukan. “Kuncinya adalah dengan menyeimbangkan waktu dan jumlah vitamin D agar bisa berdampak positif bagi penderita kanker. Perlindungan kulit agar tidak terbakar juga harus diperhatikan,” tambah Hiom.

Penelitian tersebut membandingkan kadar vitamin D pada pasien kanker. Hasil penelitian menunjukan kelompok pasien kanker yang mendapatkan vitamin D harapan hidupnya lebih tinggi 50% dibandingkan dengan pasien kanker yang tidak cukup mendapat vitamin D dari sinar matahari.

Salah satu peneliti, profesor Julia Newton Bishop, menganjurkan bagi pasien kanker kulit untuk mengonsumsi suplemen asam omega 3 agar kadar vitamin D dalam tubuh meningkat. Ia juga menganjurkan agar penelitian tersebut dilanjutkan untuk mengetahui kadar vitamin D pasti yang harus dikonsumsi pasien kanker.

Vitamin D , Vitamin D  kesihatan, Vitamin D  Video, Vitamin D  video, Vitamin D  malaysia, Senaman Petua Melayu, Vitamin D  gambar, Vitamin D  bf1, Vitamin D  foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jVitamin D ni,pencegahan, Dunia, foto,pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Vitamin D , gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Vitamin D , gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,